728 x 90

Dirjen Cipta Karya Tinjau Kawasan PLBN Terpadu Entikong

Dirjen Cipta Karya Tinjau Kawasan PLBN Terpadu Entikong
Dirjen Cipta Karya Tinjau Kawasan PLBN Terpadu Entikong

Pontianak- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang diwakili oleh Direktur Jenderal Cipta Karya, Sri Hartoyo melakukan Kunjungan Kerja bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara beserta rombongan ke PLBN Terpadu Entikong, Kabupaten Sanggau, Minggu (16/10/2016).

Rombongan disambut oleh Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, dan Bupati Sanggau Paolus Hadi. Tujuan kunjungan tersebut yaitu dalam rangka mengevaluasi kemajuan pembangunan fisik PLBN Terpadu Entikong yang akan diresmikan oleh Presiden RI. Turut hadir pula Kapolda Kalimantan Barat, Pangdam Tanjungpura dan Forpimda Kabupaten Sanggau, serta instansi terkait yang bertugas di PLBN Terpadu Entikong.

Kegiatan kunjungan Menteri Dalam Negeri dan rombongan dimulai dengan kunjungan ke lokasi jalan paralel perbatasan Entikong, dilanjutkan dengan peninjauan PLBN Terpadu Entikong dan diakhiri dengan dialog bersama petugas pengelola dan pelayanan, seperti Bea Cukai, Imigrasi, Karantina Kesehatan, Karantina Hewan dan Tumbuhan, Karantina Ikan, Dinas Perhubungan Darat, BNP3TKI dan UP3LB Entikong.

Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa pekerjaan pelaksanaan pembangunan PLBN Entikong harus segera diselesaikan karena Presiden telah mengagendakan peresmian pada akhir Desember 2016 atau pada awal Januari 2017. ”Sebelum dilaksanakan peresmian, Menko Polhukam akan melakukan kunjungan untuk persiapan terakhir peresmian pada bulan November 2016,” tutur Tjahjo Kumolo.

Sri Hartoyo mengungkapkan, Ditjen Cipta Karya sendiri telah menargetkan penyelesaian fisik PLBN Terpadu Entikong pada 1 Desember 2016. Ditjen Cipta Karya mempersiapkan anggaran pengelolaan, operasional dan pemeliharaan di seluruh 7 lokasi Pengembangan PLBN Terpadu sambil menunggu terbentuknya badan pengelola PLBN yang ditetapkan.

Tjahjo Kumolo menghimbau, kepada Pemerintah Daerah setempat khususnya kepada Gubernur Kalimantan Barat dan Bupati Sanggau agar segera menyelesaikan proses pembebasan lahan dan berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk permasalahan pemanfaatan hutan lindung pada pembebasan lahan di jalan poros perbatasan maupun jalan paralel perbatasan.

Selain itu, Menteri Komunikasi dan Informatika menjelaskan bahwa untuk mendukung pembangunan di perbatasan, Kemenkominfo menargetkan pembangunan BTS untuk jaringan data/internet sebanyak 75 titik dari Kalimantan bagian barat sampai ke bagian paling timur. Kalimantan Barat sendiri terdapat 30 titik dan ditargetkan 10 titik sudah beroperasi (on air) pada awal Januari 2017.

Rudiantara menegaskan kepada seluruh instansi penyelenggara pelayanan PLBN agar melaksanakan pelayanan dengan cepat dan efektif, namun ketat terhadap semua barang yang masuk ke dalam Indonesia. Hal ini menyangkut kedaulatan negara Indonesia yang tidak bisa diremehkan oleh negara tetangga.

Dalam rangka mempersiapkan Kawasan Kepabeanan Entikong, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, berpesan kepada Asosiasi Pengusaha Perbatasan Indonesia (Asppindo) untuk bersama-sama membangun Kalimantan Barat dengan mempersiapkan diri dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Media Center Dinas PU Kalbar