728 x 90

Gubernur Kalbar Launching Penanganan Jalan Ngabang Menuju Serimbu Dengan Program Multy Years Contract

Gubernur Kalbar Launching Penanganan Jalan Ngabang Menuju Serimbu Dengan Program Multy Years Contract

Foto : Gubernur Kalbar Cornelis bersama Kadis PUPR Provinsi Kalbar yang juga PJ. Bupati Landak Jakius Sinyor, ketika melounching pencanangan dimulainya program MYC 2016-2017 paket peningkatan struktur jalan dan Jembatan Ngabang-Serimbu , di Desa Engkadu’ Kecamatan Ngabang, Kamis (8/12). Media Center Dinas PU

Kali ini Pemerintah Provinsi Kalbar berkomitmen untuk menyediakan prasarana jalan yang memadai sehingga prasarana jalan menjadi lebih baik agar kelancaran lalu lintas semakin baik.” Ujar Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, ketika melauncing pencanangan dimulainya program MYC 2016-2017 paket peningkatan struktur jalan dan Jembatan Ngabang-Serimbu dan enam ruas jalan lainnya di Kalbar yang menjadi tanggung Jawab Pemerintah Provinsi, di Kampung Engkadu’ Kecamatan Ngabang, Kamis (8/12).

Adapun penanganan jalan yang ada di Kalbar meliputi Sambas-Subah-Ledo dengan sasaran penanganan efektif 34, 09 km. Ruas Ngabang-Serimbu (Simpang Kuala Behe) dengan penanganan sasaran efektif 23,28 km. Ruas Rawak-Nanga Taman-Nanga Mahap dengan sasaran panjang penanganan efektif 34,58km. Ruas Nanga Pinoh (SimpangTahlud)-Sayan, panjang sasaran penanganan efektif 26,09 km. Ruas Simpang Medang-Nanga Mau, 23,00 km. Nanga Tayap (Simpang Betenung)-Tumbang Titi 28,96 km. Pesaguan-Kendawangan 17,72 km.

Dinas PUPR Provinsi Kalbar menyebutkan untuk ketujuh paket itu 449,320 miliar rupiah. Yang terdiri 2016, 92,170 miliar rupiah. Kemudian 2017, sebanyak 357, 150 miliar rupiah.

Dari 1560,00 kilometer jalan provinsi, sudah 75 persen atau sepanjang 1.150,00 kilometer sudah harus ditangani dengan program peningkatan yang akan dijalankan secara bertahap dan konsisten setiap tahun dengan mempertimbangkan kemampuan pendanaan dan prioritas masing-masing ruas.

Terkait ruas Ngabang-Serimbu, dijelaskan Cornelis, merupakan akses penting dan satu-satunya akses utama menuju jalan paralel perbatasan. Tahap pertama dari Ngabang menuju Kuala Behe, kemudian selanjutnya menuju Serimbu, “Kita minta dukungan masyarakat agar jika ada masalah jangan sampai menahan alat berat perusahaan yang mengerjakan, tapi selesaikan dengan musyawarah mufakat bersama Kepala Desa, Camat, dan pihak terkait lainnya,”ujar Cornelis.

Gubernur mengimbau agar truk-truk bermuatan diatas tonase jalan agar ditertibkan kedepan pihaknya akan melakukan razia terhadap kendaraan angkutan yang membawa beban diatas tonase ideal jalan. Karena akan mempercepat kerusakan jalan tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kalbar Jakius Sinyor mengatakan untuk lebar jalan provinsi yang akan dikerjakan selebar 15,0-25,0 meter dengan pertimbangan keamanan pengguna jalan dan keamanan struktur jalan.

Dijelaskan Jakius pula, untuk ruang pengawasan jalan selebar minimal 10 meter dari tepi bahu jalan. Tidak boleh ada bangunan yang dapat mengganggu fungsi jalan. Dalam hal ini Jakius meminta peran serta masyarakat untuk mengikhlaskan apabila halamannya terkena bahu jalan. Masyarakat juga diminta untuk tidak mengganggu fungsi saluran jalan, sehingga jalan tidak cepat rusak.

Media Center Dinas PU