728 x 90

Jembatan Tayan Dibuka Untuk Umum

Jembatan Tayan Dibuka Untuk Umum
Jembatan Tayan Dibuka Untuk Umum

Pontianak - Direktur Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hedy Rahadian mengatakan Jembatan Tayan akan segera dibuka untuk lalu lintas umum. terlebih dahulu akan dilakukan uji coba jembatan dilaksanakan pada Jumat (19/2) mulai pukul 14.00 Wib.

“Selama uji coba jembatan dapat ditutup untuk penyempurnaan operasional,” kata Hedy di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalbar, Selasa (16/2), didampingi Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jembatan Tayan, Yudha Handita, dan Kepala Dinas PU Provinsi Kalbar, Jakius Sinyor.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jembatan Tayan Yuda, mengatakan ada ketentuan yang harus dipatuhi selama pengoperasian jembatan. Seperti tinggi kendaraan maksimum yang melintas di sana setinggi lima meter. Beban sumbu kendaraan maksimum 10 ton. Kecepatan kendaraan maksimum 60 kilometer perjam dan dilarang mendahului. Kendaraan tak boleh berhenti sepanjang jembatan.

Direktur Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Hedy Rahadian menjelaskan Jembatan Kapuas Tayan merupakan terpanjang yang ada di Pulau Kalimantan. Jembatan ini terdiri atas dua jalan akses di sisi utara dan selatan, serta dua jembatan. Jembatan pertama dengan panjang 280 meter dan kedua dengan panjang total jembatan 1.220 meter. Pada bagian kedua terdapat struktur rangka baja lengkung dengan bentang utama sepanjang 200 meter.

“Masalah ini telah diselesaikan oleh bantuan KKJTI dengan memasang sistem peredam getaran,” jelas Hedy. Hedy mengatakan ruas jalan di sana merupaka jalan baru. Di sana juga dilakukan uji laik fungsi termasuk jembatan pada 20 dan 21 Januari 2015 dengan melibatkan pihak eksternal dari kepolisian dan Kementerian Perhubungan. Uji laik fungsi menitikberatkan pada keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan yang akan melewati jembatan.

Menurut Hedy, Jembatan Tayan selesai dikerjakan seratus persen sesuai kontrak pada 3 Desember 2015. Tetapi perlu dilakukan pengujian untuk memfungsikannya. Uji ini dilakukan terhadap jembatan itu sendiri maupun secara keseluruhan termasuk jalan akses. Semuanya merupakan satu kesatuan. Uji beban jembatan rangka baja lengkung dilakukan pada 3 dan 4 Desember 2015.

Pengujian berupa pemberian pembebanan truk-truk bermuatan sampai 25 ton sebanyak delapan buah dengan kombinasi titik pembebanan tertentu. Dilakukan juga pengujian terhadap pembebanan jembatan dengan pengamatan oleh Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTI) terkait kondisi Jembatan Kapuas Tayan. Dari hasil uji beban diperoleh bahwa akibat beban angin terdapat catatan terkait getaran yang terjadi pada elemen penggantung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalbar, Jakius Sinyor mengatakan masyarakat Kalbar sudah lama menunggu pengoperasian jembatan Tayan. Bahkan kabar-kabar tak jelas mengenai jadwal peresmian sempat beredar.“Hasil rekomendasi dari Kementerian PU ini sudah disampaikan kepada Gubernur Kalbar,” ujar Jakius.

Menurut Jakius, ada ketentuan yang harus diperhatikan dalam pembukaan jembatan untuk lalu lintas umum. Ia meminta kepada semua pihak berwenang turut memperhatikan hal tersebut. “Termasuk soal keamanan di jembatan tersebut,”.

 

Media Center Dinas PU Kalbar