728 x 90

Puncak Sail Selat Karimata, Jokowi dan Cornelis Tanam Pohon

Puncak Sail Selat Karimata, Jokowi dan Cornelis Tanam Pohon

Pontianak- Presiden Ir. Joko Widodo membuka puncak Sail Selat Karimata di Pantai Pulau Datuk, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, dengan menekan tombol sirine didampingi Gubernur Drs. Cornelis, M.Si, Menteri Koordinator Kemaritiman sekaligus Ketua Panitia Nasional Sail Selat Karimata Luhut Binsar Panjaitan, Menpar Arief Yahya.

"Saya ingin mengingatkan bahwa 71 persen wilayah RI adalah air atau laut, laut bukan hanya masa depan kita tapi menyatukan 17.000 pulau di negara kita, laut bukan memisahkan tapi menyatukan kita," kata Presiden Jokowi. Di Sukadana (15/10).

Presiden RI Joko Widodo bersama Gubernur Kalbar Cornelis menanam pohon jeruk pontianak, sebagai salah satu tanaman unggulan Kalbar, dilakukan di sela-sela acara Puncak Sail Selat Karimata di Pantai Pulau Datok, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana. Dimana Joko Widodo menanam pohon Jeruk, sedangkan Cornelis menanam pohon Karet.

Sebelum melakukan penanaman pohon unggulan daerah, Presiden Jokowi menyaksikan beragam kegiatan Puncak Sail Selat Karimata 2016. Kegiatan tersebut antara lain demo Air Medevac (Evakuasi Medis Udara) oleh TNI AL, sailing pass kapal layar ringan (yacht) dari sembilan negara.

Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi menyampaikan rasa gembira dan terima kasih kepada negara-negara sahabat yang bertisipasi dalam kegiatan Sail Karimata 2016. Presiden menyebutkan kegiatan serupa dilakukan setiap tahun dan terakhir di Teluk Tomini, Menurut mantan walikota Solo itu, Sail Karimata tidak boleh berhenti dalam sebatas keramaian, seremoni saja, "Saya tidak ingin begitu selesai langsung senyap, saya ingin ini juga untuk menjaga sumber daya kita dengan baik dan mengembalikan budaya bahari," kata Jokowi.

Dirinya menyebutkan, laut merupakan penggerak ekonomi nasional yang harus dijaga dari pencurian ikan dan pencemaran. Pemerintah tengah mendorong perkembangan wisata bahari, seperti Bunaken, Teluk Tomini, Selat Karimata, Raja Ampat dan lainya. "Kita bangun infrastruktur dan fasilitas serta promosi digencarkan lagi sehingga tempat indah bisa dikenalkan di Tanah Air dan dunia," kata Jokowi.

Ketua Panitia Sail Karimata 2016 yang juga Menteri koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, menjelaskan ada delapan provinsi yang ambil bagian dalam penyelenggaraan Sail Selat Karimata 2016. Untuk mendorong dan mempercepat pembangunan daerah tertinggal dan akan dievaluasi dan upayakan agar menjadi program berkelanjutan.

"Akan dibangun 200 unit rumah untuk nelayan dan fasilitas lainnya serta akan terus ditindaklanjuti," katanya. Luhut Binsar Panjaitan menyebutkan Sail Selat Karimata juga melibatkan peserta dari negara asing, ada 36 peserta dari negara luar dan terbanyak dari Negara Amerika Serikat. Selain itu juga ada demo terjun payung, demo Heli Bolco yang membawa banner Sail Selat Karimata 2016 serta tari kolosal yang dibawakan ribuan pelajar dari Kabupaten Kayong Utara.

Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim Kemenko Kemaritiman Safri Burhanuddin berharap pergelaran Sail Karimata tahun 2016 mampu mendorong percepatan pembangunan di wilayah kawasan Selat Karimata, terutama Kabupaten Kayong Utara. "Kita ingin dengan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah lewat promosi wisata dan produk unggulan, empat provinsi yang terlibat di kegiatan Sail Selat Karimata bisa lebih berkembang," katanya.

Kegiatan lain terkait Sail Selat Karimata antara lain pameran produk unggulan daerah pesisir, pelayaran Nusantara Jaya, festival kuliner, kompetisi perahu naga, pembangunan sentra informasi nelayan, serta lomba desain tenun khas Kalimantan.

Gubernur Kabar Cornelis, mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo yang telah bersedia membuka Sail Selat Karimata dan berhasil menyedot ribuan pengunjung. Orang nomor satu di Kalbar tersebut, berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kalbar dan semua pihak yang sudah turut menyukseskan event Internasional di Kabupaten Kayong Utara dengan keadaan aman.

"Walaupun cuaca sempat mendung, dan berangkat dari Pontianak kemarin bersama Presiden pakai helikopter diiringi cuaca kurang bersahabat, namun berkat Tuhan dan kerja keras semua pihak, kegiatan pembukaan dan pelaksanaan Sail Selat Karimata tetap aman dan lancar." Pungkas Cornelis.

 

Media Center Dinas PU Kalbar